Jakarta, 6 Maret 2026 – PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bagian dari ekosistem Danantara melalui Holding BUMN Danareksa, berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Keuangan Masjid di Kampus Bumi LPPI, Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus masjid dari wilayah Jabodetabek sebagai upaya mendorong penguatan tata kelola keuangan masjid yang lebih transparan, akuntabel, dan adaptif di era digital.
Di bulan Ramadan, masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang aktivitas sosial dan pemberdayaan umat. Dalam menjalankan peran tersebut, pengelolaan dana umat memerlukan tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel, terutama di tengah meningkatnya penggunaan transaksi digital.
Seiring dengan perkembangan tersebut, risiko penipuan digital juga semakin meningkat. Indonesia Anti Scam Centre (IASC) mencatat sejak awal beroperasi hingga November 2025 telah menerima lebih dari 343.402 laporan penipuan digital dengan total kerugian mencapai Rp7,8 triliun. Data ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi serta kewaspadaan dalam pengelolaan transaksi keuangan, termasuk di lingkungan masjid.
_jpg.jpeg)
Melalui program pelatihan ini, Jalin bersama LPPI memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan kanal pembayaran resmi seperti QRIS, pengelolaan pencatatan dan pelaporan transaksi yang lebih tertib, serta berbagai tips untuk mengenali dan mengantisipasi modus penipuan digital.
Peserta yang terdiri dari ketua DKM/takmir, bendahara, sekretaris, dan pengurus masjid dari 16 masjid di sekitar Kemang Raya juga mengikuti sesi simulasi berbasis studi kasus guna meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai skema penipuan yang kian berkembang.
Sebagai penghubung ekosistem sistem pembayaran digital Indonesia, Jalin menempatkan literasi keuangan digital sebagai salah satu fokus Utama dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
_jpg.jpeg)
Komitmen tersebut diwujudkan Jalin secara konsisten melalui beragam program TJSL tahunan yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari literasi keuangan digital, pemberdayaan UMKM, sosial kemasyarakatan, hingga aspek lingkungan dan keberlanjutan. Beberapa inisiatif yang telah dijalankan antara lain Petualangan Inklusi di Museum BI pada momentum Hari Anak Nasional, pemberdayaan UMKM melalui Spekta Kumpul Juwara bersama Bukalapak, serta edukasi lingkungan dan penguatan UMKM lewat Purpose Market. Melalui rangkaian program ini, Jalin terus berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang relevan, kolaboratif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Digitalisasi sistem pembayaran membuka peluang bagi pengelolaan keuangan yang lebih aman, transparan, dan profesional. Dengan dukungan literasi yang tepat, tata kelola keuangan masjid diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi umat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.