Di tengah
disrupsi teknologi dan adaptasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang
mengakselerasi efektivitas operasional dan bisnis perusahaan, PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bagian dari
Danantara melalui Holding BUMN Danareksa, meyakini bahwa kehadiran karyawan
memiliki peranan penting bagi pertumbuhan kinerja Jalin dari masa ke masa.
Melalui komitmennya untuk senantiasa mengembangkan
sekaligus mengapresiasi karyawan, Jalin berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam
ajang HR Excellence Award 2026 pada kategori Learning & Development dengan
perolehan predikat Very Good (skor 88,08). Penghargaan yang diinisiasi oleh Majalah SWA ini
diterima langsung oleh Pramuwati selaku EVP Finance & Corporate Services
Jalin pada Rabu (10/5) di Jakarta.
Dalam
proses penjuriannya, dewan juri menilai bahwa Jalin memiliki strategi terukur
yang menaruh perhatian khusus pada pengembangan karyawan melalui program Self
Development Pocket (SDP). Program tersebut juga dinilai sebagai salah satu
praktik baru dan inovatif yang menjadi benchmark terkini dalam
pengembangan SDM di perusahaan.
Sebagai informasi, SDP merupakan program pengembangan
mandiri yang Jalin sediakan untuk mendukung
peningkatan kompetensi sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing
karyawan. SDP menghubungkan alokasi dana pengembangan dengan capaian kinerja
masing-masing karyawan, sehingga mendorong budaya continuous learning
sekaligus high performance culture di lingkungan Jalin.
Pramuwati menambahkan bahwa SDP
mencerminkan komitmen Jalin dalam mengembangkan talenta sekaligus memberikan
apresiasi atas kinerja karyawan. “Melalui program ini, kami mendorong setiap
individu untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengambil peran aktif dalam
pengembangan dirinya. SDP dirancang agar proses pembelajaran menjadi lebih
relevan, personal, dan selaras dengan kebutuhan pengembangan masing-masing
karyawan,” ujar Pramuwati.
Lebih lanjut, Pramuwati menjelaskan bahwa
dukungan pengembangan dalam SDP diberikan melalui alokasi dana yang disesuaikan
dengan hasil penilaian kinerja tahun sebelumnya. “Pendanaan tersebut kami
berikan dalam bentuk saldo yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk
berbagai kebutuhan pengembangan kompetensi, sesuai bidang kerja, minat, dan
aspirasi karier masing-masing karyawan. Dengan pendekatan ini, apresiasi atas
kinerja tidak hanya bersifat pengakuan, tetapi juga menjadi investasi bagi
pertumbuhan individu,” papar Pramuwati.
Pencapaian
di ajang HR Excellence Award 2026 ini semakin mempertegas komitmen Jalin
sebagai perusahaan yang tidak sekadar berfokus pada bisnis dan inovasi
teknologi. Lebih dari itu, Jalin membuktikan komitmennya untuk terus
menyelaraskan kemajuan era digital dengan sumber daya manusia yang unggul, sekaligus
menempatkan kesejahteraan dan pengembangan potensi karyawannya sebagai
prioritas utama tanpa terkecuali.