Di balik kemeriahan lantunan takbir, antrean panjang di pusat perbelanjaan, hingga senyum bahagia sanak saudara saat menerima "angpao" Lebaran, terdapat perputaran jutaan kali transaksi yang berlangsung tanpa henti. Saat masyarakat tengah bersiap untuk merajut silaturahmi, PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) mengambil peran sebagai penjaga gerbang transaksi sistem pembayaran digital guna memastikan setiap nominal rupiah yang berpindah tangan, baik melalui ATM, kartu debit, hingga layanan QRIS, berjalan dengan cepat, optimal, dan terlindungi dari ancaman kejahatan siber.

Lebaran bukan hanya sekadar momen spiritual, melainkan salah satu puncak aktivitas ekonomi nasional. J yang meliputi layanan ATM/CRM, mobile banking, hingga QRIS, selama periode menjelang dan setelah mudik Lebaran 1447H. Di sela lonjakan transaksi yang masif ini tentu terdapat beragam faktor eksternal yang dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan masyarakat selama bertransaksi.

Pada momen ini kesigapan Jalin diuji, tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur sistem pembayaran digital yang handal, sekaligus sebagai institusi yang siap siaga menjaga aktivitas transaksi masyarakat agar senantiasa berjalan lancar. Melalui Posko Ramadan–Idulfitri (RaFi) 1447H yang akan berlangsung pada 14 hingga 29 Maret 2026 mendatang, Jalin telah memprediksi sekaligus memitigasi segala bentuk kemungkinan yang dapat menghambat kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam bertransaksi, memastikan setiap membernya yang tergabung dalam jaringan Link untuk menyajikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian aksi strategis telah Jalin siapkan bersama dengan lebih dari 100 mitra dari institusi perbankan dan fintech. Jalin memastikan seluruh langkah antisipasi telah tersedia dari masing-masing mitra perbankan dan fintech yang tergabung dalam jaringan Link, demi menjaga kinerja operasional masing-masing infrastruktur siap menghadapi lonjakan volume transaksi. Kesiapan tersebut tercermin dari target capaian Service Level Agreement (SLA) yang berada di atas 99,9% untuk seluruh kanal sistem pembayaran. Ditambah dengan menjamin ketersediaan sirkulasi uang tunai di seluruh jaringan ATM Link, hingga personel yang siaga 24/7 melakukan pemantauan secara real-time.


Yang tak kalah penting, guna memitigasi risiko kejahatan siber di tengah lonjakan volume transaksi, Jalin memperkuat ekosistem pembayaran melalui implementasi Fraud Detection System (FDS) secara proaktif. Sistem ini mengintegrasikan dua pendekatan utama, yaitu: rule-based detection dengan melakukan pemantauan berdasarkan parameter dan aturan yang telah ditetapkan serta behavior-based detection dengan melakukan pemantauan yang dilakukan berdasarkan pola transaksi historis dan kebiasaan pengguna atau institusi. Jalin meyakini metode ini dapat memastikan keamanan jaringan transaksi tetap terjaga di momen krusial.

Bagi Jalin, keamanan dan kenyamanan bertransaksi tidak hanya di momen-momen tertentu, melainkan melalui kepatuhan terhadap standar operasional yang berlaku setiap saat di segala kondisi. Melalui Posko RaFi tahun ini, Jalin berkomitmen memastikan kelancaran setiap transaksi agar masyarakat dapat sepenuhnya merayakan kemenangan dan merajut silaturahmi di tengah hiruk-pikuk Lebaran tanpa rasa khawatir sedikit pun.

Artikel Terbaru