PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) melakukan pembaruan Hardware Security Module (HSM) ditandai dengan kegiatan ‘Key Ceremony Local Master Key (LMK) Kustodian’, Kamis (22/07). Dilaksanakan di Data Center Jalin di Tangerang, pembaruan HSM tersebut bertujuan meningkatkan keamanan transaksi digital nasabah member Jalin menggunakan modul mumpuni sesuai standar keamanan yang ditetapkan oleh regulator.

Pada dasarnya, HSM merupakan modul keamanan data yang berfungsi melindungi nasabah dari kebocoran data sensitif/kritikal yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Data-data sensitif nasabah akan diencrypt/disandikan sehingga tidak akan bisa dibaca/dibuka oleh pihak manapun dari suatu sistem payment.

Dalam menopang inovasi digitalnya untuk layanan finansial, Jalin senantiasa menggunakan perangkat HSM yang juga sesuai standar keamanan dunia, sebut saja FIPS 140-2 Level 3, PCI HSM v3, dan PCI HSM v3 KLDm AusPayNet. HSM yang digunakan mendukung algoritma-algoritma tingkat tinggi, sehingga turut memastikan keamanan penerbitan kartu bank member. Penggunaan key block yang sesuai dengan PCI-DSS PIN Security Requirement dan VISA Security Requirements juga telah di implementasikan.

Menggandeng PT Dymar Jaya Indonesia sebagai pihak ketiga penyedia modul HSM, ‘Key Ceremony’ dihadiri oleh tiga key custodian yang ditunjuk Jalin demi memastikan kerahasiaan dan kredibilitas proses pemasangan kunci. Selain itu, seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan prosedur dan standar keamanan yang tinggi dalam menjamin perlindungan data member pengguna layanan Jalin. Protokol kesehatan Covid-19 juga secara ketat di implementasikan.

Kedepannya, fungsi dan fitur HSM akan selalu diperbarui mengikuti perkembangan zaman. Hal ini sesuai komitmen Jalin dalam menunjang infrastruktur sistem pembayaran Indonesia yang lebih kuat, modern dan inovatif. Sehingga menciptakan keamanan dan kenyamanan sistem layanan dalam kegiatan transaksi pembayaran digital masyarakat.