Tanggal 3 November 2021 menandai perjalanan lima tahun PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) di Indonesia yang terus berperan aktif dalam mewujudkan efisiensi dan kedaulatan sistem pembayaran nasional. Kini, Jalin siap mengambil langkah maju dalam mewujudkan visinya menjadi The National Digital Highway yang memberikan kenyamanan dan pengalaman transaksi digital yang semakin berarti di setiap langkah masyarakat Indonesia.

Jalin didirikan pada tanggal 3 November 2016 atas inisiatif Kementerian BUMN, Telkom Indonesia, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BTN. Langkah bisnis Jalin dimulai pada tahun 2017 ketika mendapatkan Lisensi Prinsipal ATM Switching serta Lisensi Prinsipal untuk Debit Switching dan Kliring. Kemudian, sejak tanggal 19 Juni 2019 sesuai dengan arahan Kementerian BUMN, pemegang saham mayoritas Jalin berubah, yang semula Telkom Indonesia menjadi PT Danareksa (Persero).

Langkah strategis tersebut adalah bagian dari upaya Jalin dalam mendukung gerakan cashless society yang sudah digalakkan Pemerintah sejak tahun 2014. Sebagai pijakan awal, Jalin menyediakan dua layanan utama, yaitu switching ATM dan switching Debit dengan brand “Link” untuk memberikan kemudahan transaksi antar bank di mana saja, kapan saja.

Pada tahun 2018 Jalin memperoleh Persetujuan Operasional pada Kepesertaan Sistem BI-RTGS. Di tahun yang sama, Jalin melanjutkan inovasinya dengan mempersiapkan bisnis ATM Managed Service. Layanan ini meluncur secara resmi pada 1 Januari 2019 dan menjadi salah satu bisnis utama Jalin di samping layanan switching.

Layanan ATM Managed Service adalah inovasi untuk memberikan dukungan dalam hal pengelolaan ATM milik bank-bank yang menjadi member Jalin. Lingkupnya seperti pemeliharaan mesin ATM dan pemeliharaan kebersihan ATM. Hal ini sesuai dengan misi Jalin untuk mendukung pengelolaan kanal fisik perbankan nasional yang berbasis teknologi, sehingga memberikan efisiensi dan peningkatan keamanan layanan bagi member bank Jalin.

Tonggak baru perjalanan Jalin sebagai Lembaga Switching terjadi pada tahun 2019 ketika mendapatkan izin sebagai penyelenggara QRIS oleh Bank Indonesia (BI). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet digital, atau mobile banking.

Melalui QRIS, para penyelenggara kode QR dapat saling terhubung dan beroperasi. Dalam rangka mendukung implementasi program QRIS BI, Jalin bermitra dengan beberapa PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) yang terdiri atas Bank maupun Non-Bank yang menjadi member layanan QR Switching Jalin.

Kemudian, di tahun 2020, Jalin turut berperan dalam mendukung proses merger 3 bank syariah milik Pemerintah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) atas arahan Wakil Presiden Indonesia. Dukungan ini dilakukan melalui pengintegrasian sistem teknologi informasi Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRIS selama masa interim merger menjadi BSI.

 

Memperkuat Fondasi dan Mengangkat Nilai Pertumbuhan

 

Kini, menginjak usianya yang kelima, Jalin siap bertransformasi menjadi digital enabler yang menghubungkan masyarakat dengan ekosistem finansial dan non finansial. Bertajuk “Jalin5ary” (Jalinfiversary), semangat ulang tahun kelima direfleksikan ke dalam logo angka 5 yang memadukan warna biru dan merah dengan bentuk yang dinamis serta menggambarkan digitalisasi.

Logo ini dilengkapi dengan tagline In Every Step of Your Digital Way” sebagai wujud komitmen Jalin dalam menghadirkan beragam inovasi layanan pembayaran baru. Tagline dibentuk dari 3 keyword utama; We Grow, We Transform, dan We Make It Happen yang mengandung misi memperkuat fondasi serta mengangkat nilai pertumbuhan.

We Grow adalah langkah strategis yang menjadi fondasi awal untuk menghadapi era digitalisasi dan perubahan business landscape Jalin. Hal mendasar yang dilakukan adalah dengan membentuk budaya perusahaan, ditandai dengan peluncuran budaya JalinID pada hari jadi Jalin yang keempat. Satu tahun sejak implementasinya, kini budaya JalinID berperan penting dalam pembentukan karakter Jaliners yang semakin Bisa, Sinergi, dan Tangguh dalam menghadapi perubahan akibat tantangan bisnis dan pandemi.

We Transform adalah inisiatif Jalin dalam menghadapi tantangan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) agar semakin bertumbuh. Hal ini ditandai dengan pembaruan struktur organisasi demi memperkuat fondasi serta keterlibatan aktif Jalin dalam beragam inisiatif sinergi pembangunan ekonomi nasional, yang diwujudkan melalui sistem pembayaran QRIS cross-border dan PMO Shared Service.

We Make It Happen merupakan komitmen Jalin untuk mewujudkan sistem pembayaran yang terinterkoneksi, terinteroperabilitas, dan efisien di Indonesia, seiring dengan kemajuan teknologi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Hal ini Jalin hadirkan melalui penambahan anggota jaringan Link yang saat ini telah berjumlah 31 member yang terdiri dari bank dan non-bank, beragam sinergi bisnis dengan pelaku industri, serta investasi dalam inovasi-inovasi digital.

Bersinergi dengan BUMN dan Himbara, Jalin sebagai penunjang infrastruktur transaksi antar bank mengembangkan fitur-fitur layanan yang semakin beragam untuk bank member Jalin termasuk bank Himbara. Inovasi digital dan physical channel seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM), ATM Setor Tunai (CDM) dan ATM Setor Tarik (CRM) turut dikembangkan, sehingga kegiatan finansial masyarakat dapat semakin nyaman.

Memasuki usia kelima, Jalin akan terus melanjutkan kontribusi aktifnya dalam mewujudkan efisiensi sistem pembayaran dalam negeri yang lebih baik. Di saat yang bersamaan mendukung program Pemerintah dalam memperluas layanan pembayaran yang menjangkau hingga pelosok tanah air. Didukung dengan aktivitas bisnis berbasis tata kelola perusahaan yang baik dan efektif, ke depannya Jalin dapat semakin siap dalam menemani setiap langkah transaksi masyarakat Indonesia.