Sebanyak 9.862 unit Second Level Maintenance (SLM) ATM Bank Mandiri resmi dikelola oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), ditandai dengan acara daring Kick Off Peralihan Pengelolaan SLM ATM Bank Mandiri, Rabu (31/3). Tambahan pengelolaan 8.425 unit ATM dari yang semula 1.437 unit rencananya mulai di rollout per 1 April 2021 dan disebar di 12 wilayah Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bentuk sinergi antara Bank Mandiri dan Jalin dalam rangka memastikan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang optimal untuk nasabah melalui pemeliharaan dan perbaikan mesin berkala yang baik.

Mengusung tema “Jalin Bersinergi untuk Melayani Negeri”, acara ini dihadiri oleh Group Head Electronic Channel Operation (ECO) Bank Mandiri Siti Sekarwati, Direktur Utama PT Jalin Pembayaran Nusantara Boyke Yurista, Direktur Managed Service Business PT Jalin Pembayaran Nusantara Fajar Adimarta, jajaran ECO Bank Mandiri dari 12 kantor wilayah, beserta Departemen Managed Service Jalin. Kegiatan diisi dengan perkenalan PIC, paparan laporan pengelolaan ATM Mandiri dan proses perbaikan validasi laporan kinerja oleh Jalin, serta ditutup dengan kick off pengalihan pengelolaan SLM melalui sesi foto virtual.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bank Mandiri kepada Jalin untuk mengelola ribuan unit SLM ATM Mandiri dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan lewat SLA terbaik. SLM ATM adalah salah satu inisiatif Managed Service yang terus Jalin persiapkan dan kembangkan. Dengan dukungan Bank Mandiri terhadap Regional Office Jalin, kami optimis kerja sama ini bisa berjalan lancar serta dapat menjawab kebutuhan nasabah,” kata Fajar dalam sambutannya.

Jalin sebagai Service Aggregator Company melakukan standarisasi layanan dan sistem untuk menjaga kualitas Service Level Agreement (SLA) SLM ATM Bank Mandiri dengan baik, didukung oleh Afiliasi Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) PT UG Mandiri sebanyak 46 cabang dari 12 wilayah Bank Mandiri. Peralihan pengelolaan SLM ATM kepada Jalin ini merupakan langkah penting dalam memberikan layanan Managed Service terbaik untuk perbankan yang selaras dengan ekspektasi stakeholder, sehingga kedepannya layanan pembayaran lewat ATM dapat semakin baik, nyaman dan dapat diandalkan.

Hingga saat ini Jalin mengelola total sejumlah 14.882 unit SLM ATM dari 5 member bank, dengan 90.38% atau 13.451 unit ATM dikontribusi dari Bank Mandiri. Kegiatan pemeliharaan ATM tingkat kedua yang bersifat preventif dan kuratif ini bertujuan untuk meminimalisir kerusakan ATM dan memperpanjang umur ATM. Ruang lingkup pemeliharaan meliputi perawatan berkala atau Preventive Maintenance (PM), perbaikan mesin ATM (termasuk penggantian spare part original) atau Corrective Maintenance (CM), pekerjaan insidentil/proyek khusus, training dan jasa konsultasi.