Metode pembayaran digital telah berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun ke belakang. Dari beragam pilihan yang tersedia, metode pembayaran melalui virtual account dan transfer bank adalah pilihan populer di antara metode pembayaran lainnya. 

Meski secara sekilas terlihat hampir sama, kedua metode pembayaran tersebut sebenarnya punya perbedaan yang jelas. Agar kita bisa memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan, simak lebih lanjut penjelasan singkatnya di bawah ini: 

Mengenal Virtual Account 

Virtual account (VA) adalah sebuah rekening virtual yang dapat menjadi rekening tujuan sebuah transaksi pembayaran. VA sendiri biasanya terdiri dari nomor identifikasi pelanggan perusahaan yang dibuka oleh bank atas permintaan perusahaan untuk diberikan kepada pelanggan sebagai rekening tujuan transaksi. 

Biasanya, setiap satu transaksi, pelanggan akan mendapatkan satu nomor ID VA yang disebut Virtual Account Number. Pada praktiknya, nomor identifikasi tersebut juga dapat berubah untuk transaksi yang berbeda. Di Indonesia sendiri, terdapat dua jenis VA, yaitu: 

  1. Fixed virtual account adalah jenis VA yang nomor identifikasinya dapat ditentukan oleh pelanggan dan tidak mengalami perubahan untuk setiap transaksi. Contoh penggunaan jenis VA ini dapat ditemukan pada layanan e-wallet yang menggunakan nomor ponsel pengguna sebagai nomor identifikasi. 
  2. Non-fixed virtual account adalah jenis VA yang nomor identifikasinya berubah secara dinamis untuk setiap transaksi. Contoh penggunaan jenis VA ini biasanya dapat ditemukan pada layanan e-commerce. 

Metode pembayaran VA saat ini sangat umum digunakan oleh perusahaan, penjual, atau organisasi yang membutuhkan metode transaksi praktis, mudah, dan cepat. Bagi pelanggan, pembayaran yang dilakukan melalui VA juga membuat proses transaksi menjadi lebih cepat. 

Dengan VA, pelanggan hanya perlu memasukkan nomor identifikasi yang diberikan perusahaan untuk menyelesaikan transaksi. Selain itu, mereka juga tidak perlu mengirimkan bukti transaksi kepada penjual karena transaksi sudah tercatat secara otomatis di jurnal pembukuan penjual atau perusahaan. 

Apa yang Membedakan VA dan Transfer Bank? 

Transfer bank sebenarnya merupakan sebuah metode transaksi yang sudah umum digunakan oleh masyarakat. Namun, dengan perkembangan teknologi yang pesat, cara melakukan transaksinya pun sudah berubah dari yang harus datang ke kantor cabang menjadi bisa dilakukan secara online lewat layanan bank terkait. 

Layanan transfer bank sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu transfer sesama bank dan transfer antar bank. Perbedaan keduanya terletak pada biaya transaksi yang dikenakan. Transfer ke sesama bank tidak akan dikenakan biaya transaksi, sedangkan transfer ke bank yang berbeda akan dikenakan biaya transaksi yang nilainya sudah ditentukan oleh pihak bank. 

Lalu, apa yang membedakan metode transaksi VA dan transfer manual antar bank?  

Pada dasarnya, kita dapat menemukan empat perbedaan antara kedua metode pembayaran ini. Keempat perbedaan tersebut adalah biaya, pelanggan yang menggunakan rekening, konfirmasi transaksi, dan nomor rekening yang digunakan. 

Biaya transaksi 

Transaksi menggunakan VA biasanya tidak dikenakan biaya tambahan oleh bank atau penyedia jasa transaksi. Sementara transaksi transfer bank akan dikenakan biaya jika nomor rekening tujuan akhir transaksi adalah nomor rekening bank atau penyedia jasa pembayaran yang berbeda dengan rekening sumber dana. 

Nasabah 

Rekening VA hanya dapat diterbitkan atau dibuka oleh bank kepada nasabah yang memiliki rekening bisnis. Biasanya, rekening bisnis dimiliki oleh perusahaan, organisasi, atau pelaku usaha. 

Sementara itu, konsumen hanya dapat menggunakan VA yang diterbitkan oleh perusahaan, organisasi, atau pelaku usaha sebagai rekening tujuan akhir dari sebuah transaksi saja. Contohnya, untuk keperluan mengisi saldo dompet elektronik, membayar tagihan listrik, atau sekedar memindahkan dana. 

Tagihan yang muncul di rekening VA dapat dilunasi oleh konsumen individu selama mereka memiliki layanan jasa keuangan. Misalnya seperti rekening tabungan di bank atau dompet elektronik. 

Sedangkan layanan transfer antar bank dapat digunakan oleh nasabah perorangan maupun bisnis selama mereka memiliki nomor rekening aktif di sebuah bank. 

Konfirmasi transaksi 

Metode VA dapat mengenali transaksi sesuai dengan tagihan yang ditagihkan kepada pelanggan. Oleh sebab itu, metode ini biasanya tidak lagi memerlukan konfirmasi setelah pelanggan menyelesaikan transaksi. 

Sementara itu, konfirmasi manual biasanya diperlukan pada metode transfer antar bank agar pihak perusahaan, organisasi, atau penjual dapat memverifikasi transaksi. Cara yang paling umum dilakukan yaitu  dengan dengan mengirimkan dokumen bukti transaksi seperti tangkapan layar atau foto bukti transaksi. 

Akan tetapi, tidak semua transfer antar bank membutuhkan konfirmasi secara manual juga. Dalam beberapa kasus, transaksi transfer antar bank dapat dikenali pemilik rekening tujuan transaksi bila konsumen menambahkan kode unik di (biasanya) tiga digit terakhir nominal transaksi.  

Selain itu, pemilik rekening tujuan transaksi juga dapat mengenali transaksi transfer antar bank jika mereka sudah mendaftar pada layanan SMS banking yang dapat menginformasikan melalui SMS setiap ada transaksi yang terjadi. 

Nomor rekening yang digunakan 

Nomor rekening VA adalah rekening virtual yang sifatnya sementara dengan nomor identifikasi pelanggan yang bisa berubah untuk setiap transaksi dan baru bisa menjadi rekening tujuan bila ada tagihan yang harus dibayar. Sementara rekening untuk transfer bank sifatnya tetap dan tidak bisa diubah karena sudah ditentukan oleh pihak bank dari awal pembuatan rekening. 

Memilih Metode Pembayaran Sesuai Kebutuhan 

Layanan VA atau transfer bank sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dengan mengetahui perbedaan keduanya, diharapkan para nasabah dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhannya saat ini. 

Transfer bank, sangat sesuai untuk digunakan oleh nasabah perorangan dan bisa menjadi rekening tujuan untuk transaksi dengan frekuensi yang rendah. Sementara itu, layanan VA dengan segala kemudahan yang ditawarkan lebih cocok digunakan oleh nasabah yang memiliki usaha, perusahaan, atau sebuah organisasi dengan frekuensi transaksi yang cukup sering. Selain tidak perlu melakukan konfirmasi transaksi, riwayat transaksi pun terekam secara otomatis dan dapat dilacak dengan mudah. 

 

Ref: 

https://www.bni.co.id/en-us/business/businessbanking/services/cashmanagement/collectionmanagement/virtualaccount  

https://midtrans.com/id/blog/virtual-account# 

https://www.oyindonesia.com/blog/transfer-bank-dan-virtual-account-metode-pembayaran-online-terfavorit