VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) telah membuat banyak orang, khususnya pebisnis dan profesional kebingungan. Situasi pandemi sebagai salah satu wujud VUCA saat ini mengakibatkan cara berbisnis tidak lagi sama dikarenakan perubahan terus terjadi. Sehingga, kita dituntut untuk cepat beradaptasi dalam menghadapi gejolak tantangan perkembangan zaman.

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi VUCA adalah dengan menjalankan metode Kaizen. Filosofi bisnis yang berasal dari Jepang ini berfokus pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) atau perubahan kecil yang dilakukan secara terus-menerus. Tujuannya adalah agar pekerjaan menjadi lebih efektif, efisien dan dapat meningkatkan performa operasi perusahaan.

Namun, untuk menjalankan sebuah perbaikan, terkadang kita terlalu fokus untuk membuat hal-hal yang besar. Padahal, perbaikan kecil jika dilaksanakan secara konsisten, dapat menghasilkan pertumbuhan besar yang jauh lebih signifikan. Lantas, apa saja manfaat dari perbaikan berkelanjutan untuk perusahaan?

 

Manfaat Perbaikan Berkelanjutan untuk Perusahaan

Penerapan perbaikan berkelanjutan di dalam sebuah perusahaan memberikan banyak manfaat positif, seperti:

  1. Peningkatan Produktivitas dan Kualitas

Jika dilakukan dengan tepat, karyawan akan selalu berpikir untuk menyesuaikan setiap proses dalam pekerjaannya dan menemukan cara kerja yang efektif. Hal ini dapat berdampak positif pada efisiensi sumber daya, peningkatan produktivitas karyawan hingga kualitas kerja yang lebih baik.

  1. Efisiensi Biaya dan Waktu

Hemat waktu dan biaya juga menjadi manfaat yang bisa dirasakan oleh karyawan saat menjalankan perbaikan berkelanjutan. Hal ini dicapai dengan cara mempersingkat proses-proses yang tidak perlu, serta mengutilisasi sumber daya teknologi yang disediakan perusahaan.

  1. Komunikasi yang Lebih Baik

Tidak jarang penerapan perbaikan melibatkan berbagai peran serta pemangku jabatan, termasuk peran top management dalam memimpin perubahan berskala besar. Pada prosesnya, terjadi berbagai interaksi seperti diskusi maupun sosialisasi yang dapat membangun sinergi dan iklim perusahaan yang positif.

  1. Peningkatan Moral Karyawan

Pada saat gagasan seorang karyawan diterapkan di lingkungan perusahaan, maka ia akan merasakan adanya value atas kehadirannya. Hal ini dapat meningkatkan moral dan motivasi karyawan untuk memberikan kontribusi lebih bagi perusahaan.

  1. Pemecahan Masalah Segera

Pada dasarnya, perbaikan berkelanjutan berfokus pada pencarian solusi terhadap masalah yang saat ini sedang dihadapi. Seringkali, solusi perbaikan yang sifatnya sementara ini justru memberikan pengaruh besar secara jangka panjang dalam mewujudkan perbaikan permanen dalam proses kerja.

  1. Pemanfaatan Sumber Daya yang Optimal

Bagi perusahaan, penerapan perbaikan kecil yang berkelanjutan ini bermanfaat pada optimalisasi sumber daya, sehingga tujuan perusahaan dapat lebih cepat tercapai. Bagi karyawan, proses kerja yang lebih efisien berarti mereka dapat memiliki waktu lebih untuk fokus pada prioritas pekerjaan lainnya, ataupun mengembangkan skill lain yang dapat mendorong percepatan karir.

 

JalinSIP, Perbaikan Kecil Berkelanjutan Ala Jalin

Sejalan dengan prinsip Kaizen – tiada hari yang dilalui tanpa perbaikan – Jalin meluncurkan program JalinSIP (Small Improvement Project) yang bertujuan memfasilitasi Jaliners atau karyawan Jalin untuk mulai membiasakan diri menerapkan continuous improvement di area kerjanya. Program ini juga merupakan aksi nyata dari perwujudan budaya perusahaan JalinID (Jalin Identity), khususnya penerapan nilai TANGGUH yang mengedepankan sikap dan respon positif terhadap perubahan, siap menghadapi ketidakpastian, serta berfokus pada solusi.

Berlangsung sejak tahun 2021, JalinSIP telah menghasilkan beragam program perbaikan internal yang bermanfaat bagi operasional perusahaan hingga hari ini. Di antaranya adalah peningkatan kualitas layanan untuk bank dan non-bank member Jalin melalui pemanfaatan modul ITM Otomatis dan tools housekeeping data transaksi di mesin development, efisiensi proses persetujuan dokumen melalui pemanfaatan tools Office 365, digitalisasi form restitusi fasilitas kesehatan karyawan, dan masih banyak lagi.

Implementasi JalinSIP kini mulai memberikan manfaat. Bagi karyawan, adanya program JalinSIP dapat menjadi kesempatan dalam meningkatkan kompetensi dan cara berpikir yang lebih agile untuk mengenali masalah dan peluang perbaikan. Sementara itu bagi perusahaan, karakter tangguh dari sumber daya di dalamnya menjadi vital dalam mendukung keberlangsungan bisnis Jalin.

Tahun ini, JalinSIP kembali digelar dengan ide program yang semakin berkembang. JalinSIP 2022 diharapkan dapat menumbuhkan improvement mindset dan kebiasaan positif dalam diri karyawan, serta membentuk talenta profesional yang adaptif, kompeten, dan siap dalam menghadapi perubahan. Sehingga dapat mendukung Jalin mewujudkan visinya menjadi The National Digital Highway yang terus hadir memberi makna di setiap transaksi keuangan digital di nusantara.

 

Content Contributor:
Rr Riananda Putri Kinanti
Off. Organizational Development