Sebagai upaya Bank Indonesia (BI) memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut RaFi, uang tunai sebesar Rp175,26 triliun disediakan. Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan meningkatnya aktivitas masyarakat saat RaFi, dan diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi termasuk pembayaran. 

 

Sebagai bentuk konsistensi pelayanan terbaik dalam memaksimalkan layanan keuangan bagi para nasabah perbankan dan fintech, PT Jalin Payment Nusantara (Jalin) menyiapkan posko 24 jam selama musim mudik lebaran 2022 terhitung sejak 18 April – 7 Mei 2022. 

 

Berlangsung selama 20 hari, posko 24 jam ini ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan layanan transaksi keuangan pada waktu Ramadan dan Idulfitri (RaFi) 1443 H. Wakil Direktur Utama sekaligus Chief Operation Officer (COO) Jalin, Eddy Sofryano, mengatakan bahwa posko 24 jam ini sebagai bentuk mengantisipasi lonjakan penggunaan mesin-mesin ATM, mesin debit, digital banking maupun QRIS dikarenakan lebih dari 80 juta orang potensi pergerakan masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran tahun ini. 

 

Dengan mengusung tema JALIN SEMARAK (SEMAngat Raih Kualitas), Jalin sebagai Penyelenggara Infrastruktur sistem Pembayaran (PIP) pun berharap momentum antara perusahaan yang menjadi member ini mampu membangun sinergi dalam menghadirkan layanan yang prima.

 

“Tahun ini kami berkomitmen untuk tetap menjaga kinerja operasional sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang telah disepakati, yang didukung oleh strategi menjaga threshold minimum procedure. Itu artinya jika terjadi masalah, maka akan segera ditanggapi dengan ketat,” ungkap Eddy. Selain itu, Jalin juga berusaha meningkatkan notifikasi alert, serta memaksimalkan platform JSEECA (Jalin Site & Endpoint Controller Apps) untuk terjaganya kinerja managed service ATM kelolaan Jalin dan member secara real time.

 

Perkembangan teknologi, aspek operasional dari sistem penyelenggara infrastruktur bekerja pun semakin cerdas dan efisien. “Hal ini mampu menekan tingkat risiko yang akan muncul dari pengelolaan proses bisnis dan potensi fraud semaksimal mungkin” ungkap Pakar Digital Transformasi Perbankan, Indra Utoyo

 

“Bersama dengan 35 member dari sektor perbankan dan fintech, Jalin berkomitmen memberikan layanan yang berarti bagi para masyarakat untuk menghadapi transaksi yang dimulai pada saat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sampai dengan puncak arus mudik dan balik tahun 2022 ini. Hal ini tak lepas dari visi Jalin itu sendiri untuk menjadi National Digital Highway dengan tujuan masyarakat semakin terhubung dalam ekosistem finansial dan non finansial” tutup Eddy.