Jakarta, 25 Juli 2020 – PT Jalin Pembayaran Nusantara (JALIN) mendorong optimalisasi sistem perbankan digital Indonesia dengan menggelar diskusi dalam acara webinar Banks and The New Normal: Surfing the wave of crisis to win the future” untuk menghadapi tantangan dunia perbankan, terlebih lagi di tengah badai COVID-19 ini

“Menyikapi perkembangan dunia perbankan saat ini, dimana pandemi Covid-19 telah memaksa kita semua untuk ‘surfing the wave’ dengan memberikan inovasi-inovasi terbaik dan berkolaborasi untuk memenangkan masa depan, baik untuk kepentingan masyarakat maupun keberlangsungan industri perbankan sendiri,” kata Direktur Utama PT Jalin Pembayaran Nusantara Boyke Yurista di rangkaian webinar  Jakarta, Sabtu (25/7). 

Acara webinar yang diikuti oleh sekitar 500 audiens dari kalangan dunia perbankan dan umum ini menghadirkan pembicara yang sudah menggeluti dunia perbankan digital sejak lama yaitu, Rico Usthavia Frans, Direktur Information Technology Bank Mandiri, Y.B. Hariantono Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI, Jasmin Direktur Distribution and Retail funding Bank BTN, Indra Utoyo Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI serta Achmad Sugiarto Digital Strategy Expert dari PT Jalin Pembayaran Nusantara.

Dengan perkembagan kondisi dunia saat ini, dunia perbankan diharapkan dapat menyiasati kondisi yang secara langsung telah merubah pola hidup dan konsumsi masyarakat yang terbukti dengan meningkatnya traffic transaksi e-commerce hingga 300 persen untuk bahan makanan, produk kesehatan, alat olah raga dan banyak lainnya.

Tujuan diskusi webinar ini adalah untuk menjawab tantangan serta mencari solusi bagaimana kita dapat memenangkan badai disrupsi yang sedang menghantam keras, terlebih lagi bagi dunia perbankan yang harus dapat ‘survive’ untuk terus menjaga keberlangsungan roda perekonomian

“Diharapkan dari webinar ini dapat menjadi landasan dunia perbankan untuk dapat terus melakukan sinergi dan inovasi sehingga semua dapat menjadi pemenang di era disrupsi yang sedang kita hadapi ini,” tambah Boyke.

Webinar yang digagas oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara ini menyajikan bagaimana dunia perbankan harus dapat merubah ‘mindset’ untuk dapat terus bergerak di tengah krisis dan kondisi setelahnya dengan menetapkan strategi bisnis di tengah masa ketidakpastian ini.

Selain itu juga untuk mencari peluang untuk menghadapi badai dengan mengoptimalisasi semua ‘tool’ kita miliki serta langkah digitalisasi untuk mengantisipasi perubahan yang masih berlanjut.

Sesuai dengan hasil diskusi webinar hari ini bahwa untuk dapat berselancar di tengah gelombang krisis dan masa setelahnya maka digitalisasi merupakan pilihan utama serta mengubah pola pikir untuk terus melakukan synergy dan inovasi.

Dengan digitalisasi sistem perbankan, diharapkan dapat memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat sehingga dapat lebih memberdayakan sector UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi local.

Dalam menghadapi tantangan bisnis di Era New Normal, Bank juga harus dapat menggunakan kombinasi strategi konservatif dan agresif untuk mengamankan bisnis yang sedang berlangsung seiring dengan menciptakan bisnis lainnya yang berorientasi pada customer spending behaviour dengan berkolaborasi.

Untuk mencari peluang di tengah badai Covid yang telah memberikan perubahan yang tidak dapat dihindarkan di sektor kesehatan, sosial dan juga berpotensi mengancam sektor ekonomi.

“Oleh karena itu, dunia perbankan perlu menJalin sinergi dari ekosistem financial dan non-financial yang dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan aspirasi ekonomi inklusif nasional,” tutup Boyke.

Jalin telah hadir melayani perbankan nasional lewat switching Link. Kedepannya jalin telah siap untuk mengantisipasi perkembangan bisnis perbankan dan industri pembayaran terkini, terutama untuk physical dan non-physical channel lewat lini bisnis Switching dan Managed Services.