Gandeng BAZNAS dan Balai Pustaka, Jalin Gelar SEMARAK Ramadan 1443 H

Gandeng BAZNAS dan Balai Pustaka, Jalin Gelar SEMARAK Ramadan 1443 H

Setelah 2 tahun pandemi Covid-19 berlangsung, Indonesia terus melakukan pemulihan di berbagai sektor industri. Untuk mencapai tujuan tersebut, masyarakat yang terdampak pun menjadi perhatian bagi sesama lewat program-program bantuan peningkatan kesejahteraan. PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) ikut mendukung gerakan Pemerintah salah satunya melalui kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Balai Pustaka di bulan Ramadan tahun ini. 

 

Bertajuk “Jalin SEMARAK: Serempak Raih Kualitas Ramadan 2022”, Jalin berkolaborasi dengan BAZNAS dan Balai Pustaka dalam menyediakan 1.000 hidangan berkah serta 100 buku Al-Qur’an untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah di antara kaum muslimin utamanya dalam menyambut hari raya besar keagamaan. Bantuan sosial yang dibagikan juga merupakan bentuk dukungan Jalin dalam berkontribusi meringankan beban sesama agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik sejalan dengan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN yang berorientasi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) lewat pilar sosial dan ekonomi.

 

Jalin SEMARAK Ramadan: 1000 Hidangan Berkah

Dampak pandemi terhadap perekonomian masyarakat yang saat ini tengah melanda Indonesia mendorong Jalin dan BAZNAS bersinergi lewat program 1.000 (seribu) Hidangan Berkah.

Selama empat hari, Jalin melalui BAZNAS membagikan paket hidangan ke empat titik area di Jabodetabek, yaitu Yayasan Nurul Iman Jafariah Menteng, Panti Asuhan Muslimin Jaya Tebet, Yayasan Pendidikan Yoi Skul Menteng, dan Kampung Pemulung Tangerang.

 

seribu hidangan

 

Program ini didukung dari hasil donasi Jaliners (red:karyawan Jalin) dengan turut menggandeng komunitas warteg binaan BAZNAS sebagai bentuk pemberdayaan UMKM dalam penyediaan makanannya. Harapannya, program ini juga dapat memberikan manfaat terhadap bisnis kecil yang terdampak selama bulan Ramadan agar ekonominya dapat kembali pulih.

 

Jalin dan Balai Pustaka Bersinergi Bagikan 100 Buku Al-Qur’an

Jalin juga melakukan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan PT Balai Pustaka (Persero) sebagai salah satu bentuk sinergi ekosistem di dalam Danareksa Grup untuk senantiasa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar. 

 

jalin-baznas

 

Program yang berlangsung selama dua minggu terakhir di bulan April 2022 ini, bekerja sama dengan Balai Pustaka dalam mencetak 100 buku Al-Qur’an untuk didistribusikan lewat BAZNAS ke beberapa pondok pesantren dan yayasan di Jabodetabek.

Selama pandemi Covid-19, Jalin telah berkolaborasi lewat berbagai kegiatan seperti Bantuan Banjir 2020, Bantuan APD & Air Mineral Danareksa group X Thisable 2021, Bantuan Semeru 2021, hingga Donasi Kurban Danareksa 2021.

 

BTN dan Jalin Perluas Rencana Bisnis Pengembangan Virtual ATM

BTN dan Jalin Perluas Rencana Bisnis Pengembangan Virtual ATM

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) melakukan Kick Off Ceremony Roll Out Virtual ATM sebagai bagian dari milestone untuk memperluas jangkauan nasabah BTN serta menghadirkan kenyamanan dalam bertransaksi melalui platform ATM. Acara ini bersamaan dengan penyerahan apresiasi bagi member Jalin dalam rangkaian acara Jalin CX Summit 2022 pada Sabtu (26/03), sekaligus momentum untuk menyepakati timeline implementasi roll out yang akan dilakukan bersama kedua belah pihak.

Konsep mengenai Virtual ATM ini diperkenalkan oleh Jalin sebagai salah satu digital roadmap untuk mendukung member perbankan utamanya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam menghadirkan pengelolaan jaringan ATM yang lebih terkoneksi secara luas, efisien, serta memberikan kenyamanan dalam bertransaksi kepada masyarakat.

Direktur Utama Jalin Boyke Yurista mengungkapkan bahwa virtual ATM sendiri bukan sebagai terminologi menggantikan peran mesin yang sudah ada, namun menekankan pada solusi penggunaan teknologi ATM yang memungkinkan Bank melayani nasabah dengan tetap mempertahankan user experience walaupun sedang berada di platform ATM Bank yang berbeda. “Teknologi virtualisasi menu ATM ini juga tetap memberikan kesempatan berkompetisi yang sehat diantara member dengan memperkaya fitur melalui sharing platform di mesin-mesin ATM serta secara bertahap akan diimplementasikan di mesin CDM dan CRM” ujar Boyke.

Menilik data dari Bank Indonesia (BI), hingga bulan Februari 2022 peredaran uang kartal mencatatkan nilai mencapai Rp 796,1 triliun. Nilai tersebut dikontribusikan atas aktivitas kebutuhan uang kartal masyarakat ketika momentum long weekend pada akhir bulan tersebut. Adanya kebutuhan masyarakat untuk menggunakan uang kartal yang masih bertumbuh secara positif, menjadikan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih perlu dikembangkan lebih jauh. “Kebutuhan masyarakat saat ini terhadap penggunaan uang kartal masih tinggi di mana hal ini menjadi acuan kami untuk mengembangkan sistem dan layanan ATM BTN yang akan menerapkan teknologi terbaru dan standar keamanan terkini nantinya, sehingga mengakomodir kebutuhan masyarakat yang ingin bertransaksi baik secara tunai dan non tunai” ungkap Boyke.

Hal senada diungkapkan oleh Direktur IT dan Digital Bank BTN Andi Nirwoto. Dengan personalisasi tampilan sesuai standar Bank BTN akan membuat nasabah perseroan semakin mudah menggunakan ATM yang dikelola oleh Jalin. “Kami memastikan tampilan layar yang familiar dan ringkas sehingga nasabah dapat dengan mudah menggunakan ATM yang dikelola oleh Jalin,” jelas Andi.

Adanya kolaborasi ini, lanjut Andi, juga sejalan dengan upaya perseroan mengembangkan layanan dalam ekosistem digital Bank BTN. Hingga kini, Bank BTN tercatat telah memiliki layanan mobile banking, internet banking, www.btnproperti.co.id, www.rumahmurahbtn.co.id, hingga aplikasi smart residence.

BTN merupakan member pengguna pertama dari modul Virtual ATM yang ditawarkan oleh Jalin kepada seluruh member. Layanan pengelolaan end-to-end yang diberikan oleh Jalin tentunya akan memberikan nilai efisiensi proses agar member dapat fokus mengembangkan layanan di sektor bisnis lain yang berdampak pada kemudahan transaksi kepada nasabah. “Kick Off ini diharapkan menjadi penanda serta komitmen bagi kedua belah pihak dalam rangka mewujudkan langkah besar kami untuk menjadikan Jalin sebagai The National Digital Highway yang menghubungkan masyarakat luas dengan ekosistem finansial maupun non finansial” tutup Boyke.

Jalin Gelar CX Summit 2022

Jalin Gelar CX Summit 2022

Jakarta – PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) menggelar “Jalin CX Summit 2022” yang diadakan secara hybrid di Emeralda Golf Club, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (26/02). Paralel dengan kegiatan Fun Golf, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh member Jalin yang sudah berkolaborasi dan saling bersinergi sehingga dapat melewati tahun 2021 dengan baik.

 Direktur Utama Jalin, Boyke Yurista menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh member yang tergabung. Boyke mengajak seluruh member untuk saling memaksimalkan potensi serta mengembangkan kesinambungan kerja sama yang saling menguntungkan. “Mewakili seluruh manajemen, saya mengucapkan terima kasih atas sinergi yang baik selama ini dan tidak lupa kerja sama yang sudah terbangun bisa ditingkatkan lagi agar saling memberi manfaat bagi Jalin dan seluruh member sekalian” ujar Boyke.

Jalin CX Summit merupakan gelaran event pertama yang diadakan perusahaan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh member dan dikemas dalam bentuk pemberian penghargaan. Adapun daftar penerima penghargaan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. The Best Partner of The Year (Bank Mandiri)
  2. The Most Active Issuer ATM Business (BRI)
  3. The Most Active Acquirer ATM Business (BNI)
  4. The Most Excellence Sharia Bank (BSI)
  5. The Most Responsive Bank (BCA)
  6. The Most Supportive Bank (BTN)
  7. The Most Cooperative Bank (BPD Lampung)
  8. The Most Excellence Growth BPD (BPD Sumut)
  9. The Most Loyal Bank (Bank Ganesha)
  10. The Most Active QRIS (Bimasakti)

Dalam kesempatan yang sama, Jalin juga menggelar webinar bertajuk “E-Commerce and Its Challenges in the Digital Age”. Tema ini diambil untuk mendukung rencana perusahaan menjadi enabler digital payment dalam membangun digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia, khususnya transaksi e-commerce serta perluasan penerimaan kartu debet Gerbang Pembayaran Nusantara (GPN) sebagai alat pembayaran online. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut yakni Bima Laga selaku Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan Joni Haryono selaku General Manager PT Infinitium Solutions (PTIS).

Pertumbuhan nilai transaksi e-commerce pada tahun 2021 tercatat hingga Rp401 Triliun dan potensi masyarakat yang sudah menggunakan internet namun belum sepenuhnya melek digital adalah sebesar 20% dari nilai total penduduk Indonesia. “Pertumbuhan penggunaan e-commerce ditunjang 2 hal utama yakni logistik dan sistem pembayaran digital, oleh sebab itu penting bagi kita untuk mulai mendukung pertumbuhan UMKM karena mayoritas UMKM di Indonesia berada di sektor mikro agar secepatnya bisa beralih ke ekosistem digital” ujar Bima Laga.

Joni Haryono menambahkan bahwa untuk mendukung masyarakat agar beralih kepada transaksi pembayaran digital diperlukan sistem yang aman dan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Salah satu sistem untuk menjamin hal tersebut adalah penggunaan 3 Domain Secure atau 3DS. “Melalui penggunaan 3D Secure yang diimplementasikan oleh Jalin kepada seluruh membernya, Jalin akan hadir sebagai directory server yang menghubungkan antara payment gateway dengan member bank. Hal ini diharapkan akan memberikan keamanan bagi masyarakat secara luas ketika melakukan transaksi kartu debit GPN di e-commerce” imbuh Joni.

Momen yang baik ini sekaligus memberikan gambaran serta memperluas penerimaan kartu debit GPN yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di merchant offline menjadi dapat digunakan di merchant online. “Hal tersebut dapat digunakan member untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat secara luas tentang bagaimana memaksimalkan penggunaan kartu debit GPN di merchant online saat bertransaksi di E-Commerce. Fitur tersebut sejalan dengan peran Jalin untuk memberikan kenyaman di setiap transaksi keuangan guna mendukung visi besar menjadi The National Digital Highway” tutup Boyke.

 

CIMB Niaga dan Jalin Kerja Sama Tingkatkan Transaksi Perbankan bagi Nasabah

CIMB Niaga dan Jalin Kerja Sama Tingkatkan Transaksi Perbankan bagi Nasabah

JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) pada Senin, 8 November 2021 secara daring. CIMB Niaga bermitra dengan Jalin untuk meningkatkan size volume transaksi perbankan, mengingat switching services dengan brand Link yang dioperasikan Jalin adalah salah satu jaringan ATM terbesar di Indonesia saat ini.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan menyatakan, kerja sama CIMB Niaga dan Jalin memberikan keuntungan kepada kedua pihak (mutualisme). Dalam hal ini, CIMB Niaga bisa memanfaatkan semua kanal jaringan Link untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Mulai dari transaksi penarikan tunai, cek saldo, dan transfer dana melalui seluruh channel perbankan yang tergabung dalam jaringan switching Link.

“Melalui kemitraan dengan Jalin, kami dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar kepada nasabah. Hal ini juga bagian dari dukungan kami terhadap gerakan cashless society,” ujar Lani.

Direktur Utama Jalin Boyke Yurista menyambut baik bergabungnya CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia yang menjadi member Jalin. Hal ini merupakan momentum yang baik dalam suasana hari ulang tahun Jalin ke-5 yang jatuh pada 3 November 2021 kemarin.

“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh member yang tergabung dalam layanan switching milik Jalin agar seluruh member kami dapat semakin memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik, cepat, dan aman bagi seluruh nasabahnya tidak terkecuali pada masyarakat Indonesia pada umumnya.”

Boyke menambahkan, Jalin berkomitmen untuk menyediakan jaminan layanan transaksi keuangan yang aman serta efisien kepada seluruh nasabah CIMB Niaga serta member yang lain. Kemitraan ini akan memberikan manfaat bagi penyelenggaraan transaksi yang diimplementasikan lewat kanal media elektronik, seperti layanan pengelolaan transaksi menggunakan ATM serta fasilitas maupun services yang akan dikembangkan oleh Jalin ke depannya.

Langkah Jalin untuk menjadi The National Digital Highway saat ini juga sejalan dengan rencana CIMB Niaga untuk menjadikan digitalisasi sebagai strategi utama Perusahaan. Bagi CIMB Niaga, digitalisasi diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis, seiring dengan peralihan perilaku masyarakat Indonesia yang banyak menggunakan kanal digital ketika melakukan transaksi keuangan.

CIMB Niaga terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Per 30 September 2021, 96% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, BizChannel@CIMB, Automated Teller Machines (“ATM”), dan Rekening Ponsel.

“Jalin juga menargetkan pertumbuhan pendapatan double digit yang dikontribusikan dari layanan Switching ATM Link, Switching Debit Link, Switching QRIS serta Managed Services pada tahun 2021 untuk mempersiapkan Jalin menghadapi tantangan di tahun mendatang dengan mengembangkan produk serta layanan baru berbasis digital yang akan dirilis tahun mendatang,” ujar Boyke.

5 Tahun Jalin, Semakin Memberikan Arti di Setiap Langkah Digitalmu

5 Tahun Jalin, Semakin Memberikan Arti di Setiap Langkah Digitalmu

Tanggal 3 November 2021 menandai perjalanan lima tahun PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) di Indonesia yang terus berperan aktif dalam mewujudkan efisiensi dan kedaulatan sistem pembayaran nasional. Kini, Jalin siap mengambil langkah maju dalam mewujudkan visinya menjadi The National Digital Highway yang memberikan kenyamanan dan pengalaman transaksi digital yang semakin berarti di setiap langkah masyarakat Indonesia.

Jalin didirikan pada tanggal 3 November 2016 atas inisiatif Kementerian BUMN, Telkom Indonesia, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BTN. Langkah bisnis Jalin dimulai pada tahun 2017 ketika mendapatkan Lisensi Prinsipal ATM Switching serta Lisensi Prinsipal untuk Debit Switching dan Kliring. Kemudian, sejak tanggal 19 Juni 2019 sesuai dengan arahan Kementerian BUMN, pemegang saham mayoritas Jalin berubah, yang semula Telkom Indonesia menjadi PT Danareksa (Persero).

Langkah strategis tersebut adalah bagian dari upaya Jalin dalam mendukung gerakan cashless society yang sudah digalakkan Pemerintah sejak tahun 2014. Sebagai pijakan awal, Jalin menyediakan dua layanan utama, yaitu switching ATM dan switching Debit dengan brand “Link” untuk memberikan kemudahan transaksi antar bank di mana saja, kapan saja.

Pada tahun 2018 Jalin memperoleh Persetujuan Operasional pada Kepesertaan Sistem BI-RTGS. Di tahun yang sama, Jalin melanjutkan inovasinya dengan mempersiapkan bisnis ATM Managed Service. Layanan ini meluncur secara resmi pada 1 Januari 2019 dan menjadi salah satu bisnis utama Jalin di samping layanan switching.

Layanan ATM Managed Service adalah inovasi untuk memberikan dukungan dalam hal pengelolaan ATM milik bank-bank yang menjadi member Jalin. Lingkupnya seperti pemeliharaan mesin ATM dan pemeliharaan kebersihan ATM. Hal ini sesuai dengan misi Jalin untuk mendukung pengelolaan kanal fisik perbankan nasional yang berbasis teknologi, sehingga memberikan efisiensi dan peningkatan keamanan layanan bagi member bank Jalin.

Tonggak baru perjalanan Jalin sebagai Lembaga Switching terjadi pada tahun 2019 ketika mendapatkan izin sebagai penyelenggara QRIS oleh Bank Indonesia (BI). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet digital, atau mobile banking.

Melalui QRIS, para penyelenggara kode QR dapat saling terhubung dan beroperasi. Dalam rangka mendukung implementasi program QRIS BI, Jalin bermitra dengan beberapa PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) yang terdiri atas Bank maupun Non-Bank yang menjadi member layanan QR Switching Jalin.

Kemudian, di tahun 2020, Jalin turut berperan dalam mendukung proses merger 3 bank syariah milik Pemerintah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) atas arahan Wakil Presiden Indonesia. Dukungan ini dilakukan melalui pengintegrasian sistem teknologi informasi Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRIS selama masa interim merger menjadi BSI.

 

Memperkuat Fondasi dan Mengangkat Nilai Pertumbuhan

 

Kini, menginjak usianya yang kelima, Jalin siap bertransformasi menjadi digital enabler yang menghubungkan masyarakat dengan ekosistem finansial dan non finansial. Bertajuk “Jalin5ary” (Jalinfiversary), semangat ulang tahun kelima direfleksikan ke dalam logo angka 5 yang memadukan warna biru dan merah dengan bentuk yang dinamis serta menggambarkan digitalisasi.

Logo ini dilengkapi dengan tagline In Every Step of Your Digital Way” sebagai wujud komitmen Jalin dalam menghadirkan beragam inovasi layanan pembayaran baru. Tagline dibentuk dari 3 keyword utama; We Grow, We Transform, dan We Make It Happen yang mengandung misi memperkuat fondasi serta mengangkat nilai pertumbuhan.

We Grow adalah langkah strategis yang menjadi fondasi awal untuk menghadapi era digitalisasi dan perubahan business landscape Jalin. Hal mendasar yang dilakukan adalah dengan membentuk budaya perusahaan, ditandai dengan peluncuran budaya JalinID pada hari jadi Jalin yang keempat. Satu tahun sejak implementasinya, kini budaya JalinID berperan penting dalam pembentukan karakter Jaliners yang semakin Bisa, Sinergi, dan Tangguh dalam menghadapi perubahan akibat tantangan bisnis dan pandemi.

We Transform adalah inisiatif Jalin dalam menghadapi tantangan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) agar semakin bertumbuh. Hal ini ditandai dengan pembaruan struktur organisasi demi memperkuat fondasi serta keterlibatan aktif Jalin dalam beragam inisiatif sinergi pembangunan ekonomi nasional, yang diwujudkan melalui sistem pembayaran QRIS cross-border dan PMO Shared Service.

We Make It Happen merupakan komitmen Jalin untuk mewujudkan sistem pembayaran yang terinterkoneksi, terinteroperabilitas, dan efisien di Indonesia, seiring dengan kemajuan teknologi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Hal ini Jalin hadirkan melalui penambahan anggota jaringan Link yang saat ini telah berjumlah 31 member yang terdiri dari bank dan non-bank, beragam sinergi bisnis dengan pelaku industri, serta investasi dalam inovasi-inovasi digital.

Bersinergi dengan BUMN dan Himbara, Jalin sebagai penunjang infrastruktur transaksi antar bank mengembangkan fitur-fitur layanan yang semakin beragam untuk bank member Jalin termasuk bank Himbara. Inovasi digital dan physical channel seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM), ATM Setor Tunai (CDM) dan ATM Setor Tarik (CRM) turut dikembangkan, sehingga kegiatan finansial masyarakat dapat semakin nyaman.

Memasuki usia kelima, Jalin akan terus melanjutkan kontribusi aktifnya dalam mewujudkan efisiensi sistem pembayaran dalam negeri yang lebih baik. Di saat yang bersamaan mendukung program Pemerintah dalam memperluas layanan pembayaran yang menjangkau hingga pelosok tanah air. Didukung dengan aktivitas bisnis berbasis tata kelola perusahaan yang baik dan efektif, ke depannya Jalin dapat semakin siap dalam menemani setiap langkah transaksi masyarakat Indonesia.

Jalin & Bank Jatim Sepakati Kerja Sama Bisnis Layanan Keuangan Terintegrasi

Jalin & Bank Jatim Sepakati Kerja Sama Bisnis Layanan Keuangan Terintegrasi

Jakarta, 01 Oktober 2021 – PT Jalin Pembayaran Nusantara (“Jalin”) melakukan tanda tangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (“bankjatim”) pada Jumat, 01 Oktober 2021 secara daring. Penandatanganan tersebut merupakan salah satu upaya Jalin untuk memperluas jangkauan ekspansi layanan switching perbankan untuk segmen Bank Pembangunan Daerah (“BPD”). Dengan total aset Rp. 95,48 triliun, bankjatim merupakan BPD bank buku 3 pertama yang menjadi member Jalin.

Direktur Utama Jalin Boyke Yurista menyatakan, kerja sama ini merupakan sinergi yang baik antar Perusahaan terutama di masa pemulihan pandemi saat ini. Jalin akan memberikan solusi terintegrasi bagi seluruh member dengan menawarkan pelayanan terbaik serta terus melakukan inovasi produk dalam menghadapi tantangan zaman ke depannya” ujar Boyke. 

Lewat skema kerja sama ini, Jalin dan bankjatim juga akan membuka kesempatan untuk bersinergi dalam mengakselerasi transformasi keuangan digital di mana saat ini masih belum banyak BPD yang melakukan sebagaimana inisiatif yang diluncurkan oleh bankjatim. Direktur Teknologi Informasi dan Operasi bankjatim Tonny Prasetyo menyampaikan bahwa saat ini bankjatim tengah gencar melakukan inovasi berbasis layanan digital bagi nasabahnya. “Kami harus terus beradaptasi di tengah pandemi saat ini, salah satunya lewat branding digital terbaru yakni JConnect. Ke depannya kerja sama yang baik antara bankjatim dan Jalin akan terus kami tingkatkan dan berkesinambungan” ungkap Tonny. 

Dukungan kepada bankjatim diberikan sesuai dengan rencana strategis Perusahaan dengan menjadikan Jalin sebagai National Digital Highway melalui transformasi menjadi digital enabler yang menghubungkan masyarakat dengan ekosistem finansial dan non finansial. Hal tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi bisnis proses dan layanan kepada nasabah yang menjadi member Jalin. “Ke depannya, kami akan memberikan kenyamanan dan kemudahan sistem transaksi keuangan kepada publik lewat produk dan layanan jasa dengan turut berperan dalam implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Bank Indonesia tahun 2025 serta terlibat langsung dalam pelayanan Open API dan Open Banking” tambah Boyke.

Jalin menargetkan pertumbuhan pendapatan double digit yang dikontribusikan dari layanan Switching ATM Link, Switching Debit Link, Switching QRIS serta Managed Services pada tahun 2021. Selain itu, Jalin juga menyiapkan platform digital yang robust sehingga dapat membawa pertumbuhan secara prudent, aman, dan competitive melalui tata kelola berkesinambungan. Pada laporan manajemen quartal II tahun 2021, layanan switching Jalin mencatatkan lebih dari 400 juta transaksi serta mendulang pertumbuhan dari segmen bisnis managed service dengan pengelolaan jumlah ATM SLM dan Premises mencapai lebih dari 13.000 unit atau meningkat hingga 100% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Dengan catatan tersebut, menjadikan Jalin sebagai Perusahaan yang berkomitmen untuk memberikan layanan kepada seluruh member lewat aktivitas bisnis berbasis tata kelola perusahaan yang baik dan efektif. Jalin juga senantiasa berupaya menjalankan bisnis dengan menjaga implementasi manajemen resiko atas segala transaksi yang dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi para pelanggan. “Sebagai Perusahaan yang sangat bergantung kepada perangkat teknologi, sistem informasi, dan jaringan, kami selalu menjaga kepercayaan dan keamanan transaksi nasabah yang menjadi member Jalin sesuai pedoman dan standarisasi yang disyaratkan dalam ISO 27001:2013” tutup Boyke.